Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 

" PASANG DAM SURUT "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Baru saja ia mengalami banyak kejadian yang membuat hidupnya serasa tak berarti lagi. Di sela permenungannya, ia selalu bertanya kenapa saya bisa seperti ini. Kenapa ini bisa terjadi, kenapa dan kenapa. Bahkan beberapa orang yang sangat dicintainya pun juga akhirnya meninggalkannya dan ini membuat dirinya semakin tertekan. Kembali ia hanyut dalam seribu satu perasaan yang berbaur tak tentu. Marah, kesal, benci & geram mendera dirinya. Deru ombak yang memecah di tepi pantai membuat ia semakin kusuk dalam permenungannya.

Kala ia datang waktu itu terlihat beberapa anak sedang bermain di tepi pantai. Mereka sibuk mengumpulkan kulit kerang yang bertebaran di tepi pantai itu. Suara yang riuh dan gelak tawa anak-anak yang asyik bermain itu tak mengganggu dirinya. Di kejauhan sayup-sayup terdengar teriakan anak pantai yang memanggil temannya. ”Hei kawan, lihat saya dapat kulit kerang yang sangat bagus.” Mendengar itu langsung saja teman anak pantai itu langsung berhamburan berlari menuju ke si anak yang berteriak tadi. Kembali terdengar suara yang riuh karena para anak tepi pantai asyik saling memamerkan kulit kerang yang mereka peroleh.

Dan lagi-lagi si anak muda yang memiliki beban ini kembali termenung. Suara deru ombak, kicau burung, desiran angin menghanyutkan dirinya kembali dalam penyesalan diri. Tak disadarinya sudah hampir 5 jam ia berada di pantai tersebut. Ia melihat ke sekeliling dan ”Hei kemana anak pantai tadi yah” tanyanya dalam hati. Mereka menghilang dan yang kelihatan hanya air laut yang semakin meninggi. Garis pantai sudah mulai naik dan semakin dekat ke arah ia duduk saat itu. Dan kulit kerang yang asyik dikumpulkan oleh anak pantai tadi semakin tak terlihat dan lenyap seiring naiknya air laut. Sejenak ia kembali terdiam, namun kali ini berbeda dengan saat ia datang pagi tadi. Mulai terlihat senyum terkembang di bibirnya. Ia menarik nafas dalam dan mengumpulkan segala energi positif.

Diangkatnya kaki dan segera melangkah menuju ombak yang menepi. Diambilnya sebatang kayu dan mulailah ia menggores diatas pasir segala rasa sakit, kesal, benci amarah yang dihadapinya pada saat surut dalam hidupnya. Seiring pasang sudah menjelang, alunan ombak pun semakin meninggi dan menepi ke bibir pantai. Perlahan ia melihat sedikit demi sedikit tulisan yang digoreskannya diatas pasir tadi terhapus dan akhirnya hilang diterpa ombak. Dan Ia bangkit, melangkah dan menyusun tenaga untuk maju dan jadi pemenang.

Sering kita merasa sangat sedih saat jatuh dalam kehidupan ini. Memang kejatuhan itu sangat pahit, sengsara dan menyedihkan namun ini semua harus kita jalani karena akan membuat kita kuat, teruji dan handal. Mari tuliskan segala kekesalan dan kesedihan kita diatas pasir dan biarkan pasang serta ombak pantai menghapusnya. Mari kita bangkit untuk songsong hari depan yang lebih cerah. Dan jadi pemenang dalam kehidupan ini

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     

 

Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com