Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
"NYAMANNYA BERPIKIR POSITIF "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Teman saya seorang sales di sebuah perusahaan. Ia sangat terlihat tak nyaman dengan posisinya sebagai seorang sales. Setiap hari dia harus berkeliling kota, keluar masuk perusahaan, dengan memakai baju berlengan panjang serta dasi di lehernya. Ketika ia mulai mengeluh kepada saya, segera saja saya mengatakan kepadanya : Dalam kehidupan ini ”Siapa yang bilang bahwa pekerjaan menjual itu hina?” Siapa yang bilang jadi salesman itu adalah pekerjaan murahan” Padahal dari dulu kita adalah penjual. Ketika kita masih bayi dulu, sadarkah kita bahwa kita harus menjual tangis agar diberi susu? Ketika kita minta dibeli kan sesuatu, sadarkah kita bahwa kita sering harus berbaik diri untuk melakukan pekerjaan ini dan itu agar dapat dibelikan barang keinginan kita?

Lalu ia melanjutkan keluh kesahnya tentang bagaimana banyak perusahaan yang menolaknya dengan berbagai alasan. Bahkan ada yang mengejek dan melemparkan proposalnya ke lantai. Dan saya mengatakan kepadanya :”Ibarat seorang anak kecil yang baru belajar berjalan, ia harus berkali-kali jatuh dan akhirnya berdiri dan berjalan. Demikianlah penolakan itu bukanlah suatu ancaman, namun suatu cobaan agar kita dapat lebih tegar lagi, dan akhirnya menjadi matang serta dewasa.

Seterusnya ia mengatakan ”Ada juga sih perusahaan yang menelepon dan minta penawaran, namun akhirnya negosiasi masalah harga yang tak pernah deal” Lalu saya tanyakan pada dia, apakah dari yang bertanya apakah semua begitu? Dia katakan yah sebagian besarlah. Artinya masih ada yang mau deal dengan dia.

Ketika masalah harga sudah selesai, dia kembali mengeluhkan mengenai pembayaran yang terkadang sangat merepotkan. Ada yang minta dibagi atas 3 sampai 4 pembayaran dengan jangka waktu yang lebih panjang, sementara dari perusahaan sudah diatur sedemikian rupa, sehingga ia sulit untuk menyampaikan kepada customer. Dan kembali saya tanyakan ”Masih ada jugakan yang pembayarannya tepat waktu? Akhirnya teman saya menganggukkan kepala. ” Katanya” benar juga yah, semua itu harus saya lewati, kalau tidak ada yang sulit dan semuanya gampang adanya. Bagaimana saya bisa bertahan hingga saat ini. Dan akhirnya ia sendiri telah melakukan reframing bagi dirinya dan akhirnya prestasinya meningkat dan ia dinobatkan sebagai sales of the year saat itu.

Sering kali kita lebih banyak mengeluh daripada melihat sisi positif dan belajar menerima keadaan seperti apa adanya. Kita sulit untuk berubah, bahkan untuk merubah pola pikir dan mencoba saja sulit. Namun bukan tak bisa kita merubahnya, kita saja yang masih terus memblok diri. Reframing diri dan pola pikir akan membuat kita dekat dengan sukses kita. Impian kita.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     

 

Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com