Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" MENGATASI PHOBIA TIKUS "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Selesai training sebuah MLM di Batam, seorang anak dihadapkan ayahnya pada saya untuk ditherapy. Katanya ia sangat takut pada tikus. Wah tantangan baru ini, kata saya dalam hati. Anak ini kemudian saya tangani dan saya interview. Siapa namamu dik? Tanya saya. Jet, OM, kata anak itu. Jet apa yah, tanya saya lagi. Jet Lie OM. Wah, sembari tertawa di dalam hati, saya mengatakan ”Masa sih, nama besar sepertimu takut akan tikus?”

Lalu saya melanjutkan sesi therapy saya dengan menanyakan ” Bagian tubuh mana dari tikus itu yang kamu benci Jet? Kepala, badan, kaki, telinga atau ekornya?’ Dia mengatakan badannya. Kalaulah badan, artinya kamu sudah pernah lihat tikus asli Jet?

Tanya saya lagi. Namun si Jet Lie kecil yang berusia 8 tahun menggelengkan kepalanya. Loh jadi apanya yang kamu takuti? Tanya saya lagi. Suaranya OM katanya mengakhiri sesi tanya jawab kami.

Lalu saya dengan bekal ilmu NLP dan therapy mulai berasumsi bahwa anak yang bernama Jet Lie ini hanya sekedar mndapat informasi negatif yang ia sendiri tak yakin akan kebenarannya. Lalu saya meminta Jet Lie untuk menarik nafas dalam, ketika rasa takut itu mulai muncul sembari menanyakan apakah ia pernah menonton film kartun ”Tom and Jerry”, Kamu tahu Tom atau Jerry yang lebih cerdik? Jerry si tikus katanya. Nah kamu mau gak seperti Jerry yang cerdik? Mau katanya. Makanya harus rajin belajar dan setiap kali kamu melihat tikus, mendengar suaranya, merasakan dan baunya, kamu katakan, ”saya berani dan mau cerdik seperti Jerry sang tikus” Dan ia menirukan apa yang saya minta. Dalam prakteknya, ini disebut dengan reprogram unconscious. Saya melakukan program ulang dalam alam bawah sadar dia bahwa tikus tak perlu ditakuti dan ia menerimanya secara sadar dan merubahnya.

Di Medan waktu itu juga ada seorang ibu yang sangat ketakutan dengan tikus karena ia pernah terpijak ekor tikus ketika hendak buang air kecil di toilet. Mereka terjebak pada kondisi yang sangat tidak cocok, berduaan di kamar mandi. Karena sangat terkejut, kemudian si ibu berusaha keluar dari kamar mandi. SI tikus rupanya sama terkejutnya dan berusaha meloloskan diri namun sangat naas, ekornya kepijak oleh si ibu dan mulai hari itu si ibu mengalami phobia akan tikus.

Apa yang kita dengarkan tadi adalah gambaran bagaimana ketakutan didapat dari informasi negatif dan pengalaman pribadi kita. Yang harus kita pikirkan bahwa sebelum kita menerima semua ketakutan itu kita tak pernah ada rasa takut dan kenapa kita sekarang mau hidup selamanya dengan ketakutan itu. Tikus memanglah binatang yang hidup di tempat kotor, dapat menularkan penyakit PES, dll. Namun sadarkah kita bahwa ia juga mahluk ciptaan Tuhan yang juga disayangiNya. Sadarkah kita bahwa tikus telah banyak berkorban dan membantu dalam percobaan di lab untuk menemukan serum atau anti suatu penyakit. Mari kita berdamai dengan rasa takut itu dan hidup bebas selamanya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     

 

Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com