Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" MEMIMPIN DENGAN HATI "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Suatu ketika saya diundang sebuah perusahaan ritel ternama di kota Medan untuk memberikan pelatihan di Berastagi. Sehari sebelum kedatangan team kami, para peserta dari perusahan ritel tersebut sudah hadir untuk rapat internal disana. Jumlah peserta waktu itu 60 orang yang kesemuanya terdiri dari tingkat supervisor ke atas dan bahkan diikuti oleh pemilik dari perusahaan ritel tersebut. Pelatihan dimulai sekitar pukul 3 sore waktu itu, dan semua peserta sangat antusias sekali, padahal dari pagi tadi mereka sudah memulai acara rapat internal yang kelihatannya sangat panjang dan melelahkan.

Mulailah kami membagi team atas beberapa kelompok kecil dan mengajak peserta untuk bermain bagaimana memimpin satu team. Dimulai dari pemilihan ketua regu hingga regu diarahkan dan dibawa melintasi berbagai rute mulai dari yang ringan, sedang dan bahkan berat. Terlihat sekali bahwa leader atau ketua regu yang ditunjuk dapat dengan mudah mengarahkan teamnya menuju tempat yang ditentukan oleh kami. Membawa sebotol aqua yang bagian atasnya diikat dengan tali yang masing-masing dipegang oleh tiap anggota team. Sesi sore itu kami akhiri dengan kesan yang sangat mendalam terhadap team dan leader yang dapat mengarahkan teamnya dengan sangat baik.

Seusai mandi sore dan peserta berkumpul di ruang makan, segera terlihat antrian untuk mulai mengambil makanan. Di sela orang yang berkumpul, saya melihat sang pemilik perusahaan kelihatan sibuk mengajak teamnya untuk makan dan ia sendiri hanya berdiri tenang disamping antrian. Sesekali ia berlari ke dapur dan meminta bagian dapur restoran untuk menambah gulai yang dihidangkan. Ketika peserta lain memintanya untuk segera makan, ia langsung malah balik mempersilahkan mereka duluan yang makan. Setelah semuanya mulai duduk makan, barulah ia mulai mengambil piring dan makan. Suatu pemandangan yang jarang sekali terlihat di masa sekarang. Biasanya seorang pemimpin apalagi seorang pemilik sudah pasti kemauannya, dia yang dilayani, namun kali ini saya dan team melihat seorang leader yang memimpin dengan hatinya. Memimpin dengan penuh kelembutan, ketulusan dan berasal dari hati yang paling dalam.

Pantas saja sikap pemilik perusahaan ini menular dan menjadi panutan bagi para supervisor dan leader lainnya yang ditunjukkan mereka pada saat bermain pada waktu sebelum makan tadi. Kami sendiri sangat takjub. Dan sikap ini sungguh menjadi inspirasi bagi para leader yang lainnya.

Kisah nyata diatas memperlihatkan kepada kita bahwa untuk jadi pemimpin, kita tak perlu harus jadi orang yang diktator, pemarah, menakutkan dan dengan emosi tinggi. Namun sebaliknya dengan kelembutan, tulus dan dari hati serta diikuti dengan tindakan nyata yang penuh perhatian. Orang yang kita pimpin juga pasti akan lebih mudah menerima kita sebagai pemimpin.

Alangkah indahnya jika kita bisa jadi sumber inspirasi, teladan bagi orang yang kita pimpin dan akhirnya bisa merubah diri  menjadi seperti yang kita harapkan dengan bermodalkan hati yang tulus.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     

 

Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com