Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" KEMILAU SEBUAH BATU PERMATA "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Jauh di kedalaman perut bumi sebongkah batu permata sedang mengalami banyak tekanan dan temperatur yang sangat tinggi. Perih, sakit, derita dan panas dirasakannya. Dari waktu ke waktu si batu permata ini terus menghadapi siksaan tersebut. Tahun demi tahun segala sakit dan derita nya belum berakhir sampai disitu. Kala mesin bor dan sekop penambang mengenai dirinya, ia kembali merasakan sakit dan derita yang tak kunjung berakhir.

Di permukaan bumi, segera saja tangan tangan cekatan para penambang memungut dan memilah dirinya dengan batu lainnya. Tubuh kumalnya terlihat jelas dibawah teriknya sinar terang sang surya. Nafas kemerdekaan dan kelegaan dihirupnya dalam-dalam. Ah indahnya dunia ini katanya kembali. Air segar diguyur ke sekujur tubuhnya.

Sayup sayup di kejauhan ia mendengar suara berisik yang berasal dari putaran batu asah. Tak sempat ia berlama-lama menikmati kebebasannya, segera sebuah tangan kekar menggenggamnya erat dan mengarahkannya ke batu asah yang sedang berputar. Menyadari keadaan tersebut, si batu permata berteriak kuat mohon ampun namun sia-sia dan akhirnya ia harus rela menerimanya. Kembali ia tak berdaya dan lagi-lagi harus mengalami siksa dan derita yang amat sangat ketika batu asah yang berputar kencang menggilas dan meratakan dirinya. Perih, sakit, panas dan derita kembali dirasakan.

Waktu pun akhirnya berlalu sedemikian cepatnya. Di sebuah pelelangan terlihat berjubel pengunjung yang antri hendak masuk ke dalam ruang pelelangan. Ruangan penuh sesak dan ketika lelang dimulai, si batu permata yang kini telah berobah menjadi  intan yang sangat indah diletakkan di depan ruangan. Beratus mata yang hadir takjub melihat keindahan intan tersebut. Dan seratus mulut pun berdecak kagum setelah melihat kemilau yang dihasilkan intan itu. Dengan bangga si batu permata yang telah menjelma menjadi intan ini menegakkan kepalanya. Rasa sakit, derita, panas, tekanan yang dirasakannya dulu seakan sirna dan digantikan dengan rasa penuh bangga, percaya diri dan keyakinan yang penuh dalam dirinya. Kembali ia tersenyum dengan bangganya manakala mendengar proses pelelangan yang berakhir dengan penilaian harga yang sangat tinggi atas dirinya.

Jatuh bangun, derita senang, sedih gembira datang silih berganti dalam hidup kita. Manakala kita terjatuh dan mengalami beban berat dalam hidup sering kita merasa hidup tak ada artinya lagi. Pekerjaan jadi terbengkalai, keluarga jadi berantakan, karier jadi tak jelas, teman menjauh dan hambar jadinya. Hidup terasa monoton, datar dan tak berasa lagi. Mari kita sadari bahwa inilah proses pembentukan kita, seperti sang batu permata yang terus mengalami tekanan dan pematangan hingga akhirnya menjelma menjadi batu intan yang sangat indah.

Ketika tubuhnya diangkat dari dalam perut bumi dan sinar matahari mulai dilihatnya, sejenak sang batu permata ini merasa lega, dalam hati ia berkata ”Wah, inilah akhir penderitaanku”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     

 

Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com