Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" KEKUATAN OTAK KANAN"
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Selesai memberikan sebuah pelatihan di Jakarta, sebelum kembali ke Medan, saya menyempatkan diri  berkunjung ke rumah seorang teman. Setelah dipersilahkan masuk, saya menunggunya di ruang tamu. Disana turut duduk ibu teman saya tadi sambil melipat kertas tissue. Di sisi lain ruang tamu itu, kelihatan juga anak teman saya yang berusia sekitar 7 tahunan. Dia bermain dengan cerianya. Namun ketika anak itu datang melihat neneknya sedang melipat tissue, ia turut membantu dan mengambil tissue dengan tangan kirinya. Si nenek dengan spontan menepis tangan kiri si anak dan berkata ”Pakai tangan manis dong sayang...ini kan tidak sopan.”

Di lain waktu beberapa kali saya diundang berbagai sekolah dan institusi pendidikan untuk memberikan seminar motivasi kepada guru dan murid mereka. Disini saya melihat banyak sekali perbedaan antara sekolah umum dan sekolah yang berlisensi luar negeri. Di sekolah umum, siswa dipaksa untuk berpikir dan beraktifitas dengan otak kiri. Sementara di sekolah yang berlisensi luar negeri, mereka sudah menerapkan pendidikan berdasarkan kompetensi dan sudah mengaktifkan otak kanan. Tak heran manakala saya memberikan pertanyaan kepada siswa di sekolah umum, mereka tidak merespon dan hanya tertunduk diam. Sementara ketika di sekolah yang berlisensi luar negeri saya tanya dengan ”Student, do you have any question?”, segera saja saya melihat jari para siswa teracung tinggi, tanda ingin bertanya.

Spontan, refleks, imaginasi, acak, gambaran, warna, memori jangka panjang adalah bagian yang diolah oleh otak sebelah kanan. Sementara linier, berurutan, menulis, membaca, memori jangka pendek, rasional, adalah bagian yang diolah di otak bagian kiri. Otak kiri menghandle tubuh bagian kanan dan sebaliknya otak kanan menghandle tubuh sebelah kiri. Dan para ahli sudah meneliti bahwa otak kanan, erat hubungannya dengan terbentuknya kreatifitas seseorang. Para ahli juga telah menciptakan gerakan yang disebut dengan Brain Gym untuk merangsang kedua belah otak agar menjadi seimbang.

Memakai dan mengaktifkan otak kanan dapat dilakukan dengan merangsang aktifitas sederhana yang banyak melibatkan otak kanan. Anak yang kidal, bukan berarti tak sopan & tak memakai tangan manis namun sebenarnya dia sedang mengaktifkan otak kanannya yang erat hubungannya dengan kreatifitas. Tanpa disadari kita sendiri yang selama ini telah menghambat perkembangan otak kanan anak kita.

Tuhan menciptakan kiri dan kanan bukan untuk dibedakan antara sopan dan tak sopan. Ini semata untuk keseimbangan. Demikianlah kita juga belajar untuk mengaktifkan otak kanan kita yang erat hubungannya dengan kreatifitas. Mari aktifkan kedua bagian otak kita dengan efektif dan jadilah kreatif dalam hidup kita.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     
Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com