Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" KEKUATAN MEMAAFKAN "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Suatu ketika di sebuah universitas, seorang dosen yang mengajarkan mata kuliah personal development meminta mahasiswanya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan beberapa kentang untuk permainan. Masing-masing kentang diberi nama orang yang dibenci, sehingga tiap mahasiswa berbeda jumlah kentangnya. Mahasiswa yang paling banyak membawa kentang bernama Toni.

Lalu sebelum kelas usai, sang dosen meminta mahasiswa untuk membawa kentang tersebut selama 1 minggu kemanapun mereka pergi bahkan untuk tidur maupun ke toilet. Mulai terdengar keluhan. Namun semua mahasiswa tetap melakukan apa yang diminta dosen mereka.

Hari berganti hari, dan kentang pun mulai membusuk. Mahasiswa mulai mengeluh dan kesal terutama Toni karena ia membawa 12 buah dan yang terbanyak.

Selain berat, bau yang dikeluarkanpun sangat tidak sedap. Waktu berlalu dan semua mahasiswa merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

”Mahasiswa sekalian, bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu?” tanya sang dosen.
Maka terdengarlah keluhan dari setiap mahasiswa. Lalu Toni yang membawa kentang terbanyak mengacungkan jari dan bertanya kepada dosen.
”Pak untuk apa sih meminta kami membawa kentang busuk selama 1 minggu, berat dan bau sekali.”

Lalu sang dosen menjelaskan ”Mahasiswaku sekalian, seperti itulah kebencian yang kita selalu bawa jika kita tidak memaafkan orang lain. Hanya 1 minggu sudah terasa berat, bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup kita” Bukankah kasih sayang, saling memaafkan lebih indah dari rasa benci dan dendam?”

Kisah tadi menunjukkan betapa tidak menyenangkan menumpuk rasa benci, kesal, amarah dan dendam dalam diri kita.

Alangkah nyamannya jika kita membuang rasa benci dan belajar memaafkan.

Siapa yang menabur, dia yang akan menuai. Jika kita menabur rasa benci, kesal dan amarah maka akan berbuah sakit hati, stress dan depresi. Namun sebaliknya jika kita menabur kasih sayang dan saling memaafkan maka kita akan mendapatkan ketenangan, kenyamanan dan kebahagiaan.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     
Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com