Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" BERANI MENCOBA "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi
Pada agenda sebuah pelatihan Finansial di Brunei dan Malaysia peserta diminta untuk membuat gantungan kunci dengan memakai bekas rol film. Peralatan untuk membuat gantungan kunci ini diletakkan diatas sebuah meja panjang. Beberapa lilin yang sedang menyala diletakkan diatas meja agar peserta dengan mudahnya membuat lubang di bekas rol film dan memasang ring besi. Saat itu terlihat peserta yang sebagian besar adalah anak remaja dengan antusiasnya membuat gantungan kunci kreasi mereka. Masing-masing peserta dibatasi agar menyelesaikan 5 buah setiap orangnya.

Walau terkadang memang terasa sulit dibuat, namun akhirnya mereka bisa meneyelesaikannya tepat waktu. Dengan bangga mereka saling memamerkan karya kreasinya kepada teman yang lainya.

Keesokan harinya, peserta dibawa ke sebuah tempat di kota yang agak terpencil di kota. Mereka diturunkan di sebuah persimpangan jalan dan dalam waktu sekitar 1,5 jam diminta untuk menjual gantungan kunci dari film roll yang mereka buat kemarin. Peserta dibagi menurut kelasnya dan diarahkan ke berbagai bagian dari tempat tersebut. Ada yang pergi berdua, bertiga dan ada yang berempat. Saat itu saya berkesempatan mengcoach 4 orang peserta yang saya arahkan di salah satu blok bangunan yang ada di tempat tersebut.

Mereka mulai menjajakan gantungan kunci buatan mereka dari rumah ke rumah. Memasuki rumah pertama, saya menunggu di depan dengan penuh harap bahwa mereka berhasil menawarkannya. Namun ternyata hasilnya tak seperti yang diharapkan. Saya katakan kepada mereka ”Come On, Try again..”Dan mereka masuk ke rumah kedua. Nah disinilah dua orang dari mereka berhasil menjual gantungan kuncinya.

Begitulah seterusnya mereka berhasil menjual hingga akhirnya tersisa satu dari peserta wanita yang masih belum menjual satu buahpun. Ia lalu meminta teman pria untuk membantunya menjual gantungan kuncinya. Begitu saya tahu hal ini, langsung saja saya menghampiri mereka dan berkata kepadanya ”You cannot do like that, you must try sell it by yourself.” Kamu tak bisa berbuat demikian, kamu harus mencoba menjualnya sendiri.

Walau berat, akhirnya ia masuk ke sebuah pharmacy dan dari kejauhan saya melihat ia mencoba menjual sebisanya. Akhirnya ia berhasil dan segera berlari keluar menemui saya sembari dengan berlinang air mata berkata kepada saya”Thank you, at last i can”

Sering kita mengatakan tak bisa pada saat kita sendiri belum mencobanya. Ketakutan, rasa malu, segan, tak PD menghalangi kita untuk bergerak maju dan menjadi pemenang dalam hidup ini. Kalau saja kita bisa terus berani untuk mencoba, nicaya suatu saat keberhasilan ada di tangan kita. Mari kita belajar untuk menghadapi kehidupan ini dengan tak hentinya terus mencoba.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     
Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com