Mindset Motivator pertama yang memberikan Seminar + "MINDSET" di 3 Transportasi dalam 1 hari, yakni di Pesawat udara, Bus dan Kapal pesiar dan sudah berpengalaman dalam memberikan training, baik dalam nuansa inhouse maupun outbound

 

 
" BEBAS DARI LATAH "
Ir. Martinus Tjendana, M.Psi

Eh copot, eh copot, copot, itulah yang kita dengar keluar dari mulut seorang yang latah. Geli kita rasanya melihat mereka. Apalagi kalau latahnya makin menjadi-jadi ketika diganggu oleh teman yang lainnya. Apakah kita bisa membayangkan betapa lucunya, betapa gelinya ketika seorang yang latah diganggu dan diminta untuk joget, diminta duitnya, diminta handphonenya, diminta untuk memukul teman yang lain, diminta untuk mencium, bahkan ada yang sangat parah diminta untuk membuka bajunya pun, ia akan melakukannya.

Di dalam suatu acara lawak di televisi, sering kita jumpai orang latah seperti itu. Sebut saja salah satunya Mpok Atik. Namun latahnya dijadikan bagian dari lawakan yang tentu saja akan mengundang ketawa orang yang melihatnya. Banyak sekali orang sedemikian yang kita jumpai di tengah kita.

Pernah  suatu ketika di Palembang pada penghujung tahun 2005, saya diminta untuk memberikan seminar selama 3 hari 2 malam. Di tengah ratusan peserta yang hadir, ada seorang wanita, sebut saja namanya Ani yang sangat latah.  Dan tingkat kelatahannya sudah sangat parah sekali. Seperti yang sebutkan, ia akan segera membuka bajunya jika diminta, berjoget ria kalau diminta dan lain sebagainya. Dan tentu saja ia menjadi bahan olok-olokan temannya yang lain. Suasana menjadi geeer sebentar dan ada saja teman lain yang kembali mengganggunya lagi.

Selesai menutup seminar hari itu, saya menghampiri Ani serta menanyakan apakah kamu merasa nyaman dengan keadaan latah ini? Ani kemudian menjawab, ”Gak mau Pak, saya mau berhenti, capek pak, malu lagi?” Artinya ia tidak menghendaki keadaan seperti itu. Lalu saya menawarkan jika ia dengan kemauan sendiri melakukan therapy untuk dirinya sendiri. Dan segera saja tawaran saya disambutnya dengan antusias. Dan segera saja di keheningan pagi yang cukup dingin,sekitar pukul 03.00 di lokasi training di asrama haji Palembang, saya memulai self therapy yang diminta Ani.

Saya memintanya untuk menarik nafas dalam dan membayangkan keadaan pada waktu pertama sekali ia mendapatkan gangguan sehingga ia menjadi latah. Saya meminta ia membayangkan wajah orang yang mengejutkannya. Ketika bayangan sudah muncul, saya minta ia mengulurkan tangan sembari memaafkan dan berdamai dengan orang tersebut. Lalu sesi self therapy saya akhiri dengan memintanya kembali bernafas dan membuka matanya.

Benar saja 5 menit usai therapy, ada teman yang mencoba mengejutkan dia, namun kali ini usaha mereka mulai gagal. Dan 2 bulan kemudian saya mendapatkan SMS dari Ani yang mengabarkan bahwa ia sudah sembuh total dari latahnya.

Latah dapat disebabkan banyak hal. Salah satunya adalah rasa kesal karena diganggu dan yang lainnya adalah keinginan mau merespon dari diri kita sendiri. Jika kita mengetahui sebab dan akar permasalahan terjadinya latah dalam diri seseorang, kita dapat membantu orang tersebut untuk keluar dari latahnya. Yang penting ia mau melakukan therapy untuk dirinya dan mau sembuh dari latah. Mari kita bantu teman yang latah dan stop mengganggu serta mengejutkannya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
     

 

Copyright © 2008-2017, SMART People Development™. All Right Reserved. Freewebhosting.
Any suggestions and comments, please mail to
smart_jakarta@yahoo.com